• Twitter
  • Facebook
  • Google+
  • RSS Feed

Gambaran Pakpak Bharat


Pakpak Bharat dengan Salak sebagai ibukotanya resmi menjadi Kabupaten setelah dkeluarkannya Undang-undang Nomor 9 tahun 2003, bersama dengan Kabupaten Humbang Hasundutan dan Nias Selatan. Hampir 90 % penduduk di wilayah Pakpak Bharat beretnis Pakpak.

Pada umumnya, mata pencaharian masyarakat adalah dari pertanian. Di kampung-kampung Pakpak Bharat,   mayoritas   rumah-rumah   terbuat  dari   papan  dan  tepas.  Tidak  ada  listrik.  Masyarakat  sering memakan ikan asin, masih kolot dan takut bertemu dengan orang baru. Anak-anak usia dini dibawa oleh orang tua  mereka ke sawah. Demikian  halnya  dengan  anak-anak  yang  telah  bersekolah. Begitu  mereka pulang sekolah, mereka langsung berangkat ke sawah untuk membantu orangtua bekerja di ladang. Mereka pulang dari sana pada sore hari. Pada malam hari tidak mungkin mereka belajar karena tiada listrik. Oleh karena itu, tiada kesempatan bagi anak-anak itu untuk belajar di rumah setelah mereka kembali dari sekolah.

Sangat memprihatinkan mengetahui bahwa anak-anak di Pakpak Bharat tidak pernah belajar di rumah. Mereka juga tidak pernah membawa buku bacaan dan buku cerita dari sekolah ke rumah mereka, dan para orangtua  tidak  mampu  membeli  buku  bacaan  sehingga anak-anak  tidak pernah membaca buku. Karena kelemahan masyarakat Pakpak Bharat, mereka tidak mampu membeli susu dan peralatan sekolah yang lain untuk anak-anak mereka. Anak-anak kurang gizi dan malas pergi ke sekolah, akhirnya mereka drop out dari sekolah. Akan tetapi, para orangtua tidak terlalu mempermasalahkan jika anak mereka drop out dari sekolah, baik karena malas atau disebabkan oleh situasi ekonomi. Jika anak-anak mereka drop out dari sekolah, maka akan bertambah tenaga kerja di sawah. Biasanya, anak-anak bersekolah hanya sampai SMP, hanya beberapa persen saja yang sampai SMA. Di kampung-kampung Pakpak Bharat, tidak ada yang lulusan sarjana. Anak-anak yang putus sekolah, pergi ke kota untuk mencari pekerjaan.
 
© 2012. Design by Marthin CH - Blogger Template